Wednesday, April 29, 2015

Model UN 2015

Waktu demi waktu telah berubah. Seiring waktu pun kebijakan berubah. Dunia yang paling dinamis adalah dunia pendidikan. Dunia yang pasang bongkar adalah dunia pendidikan. bagaimana tidak setiap tahun trial errornya di Indoensia adalah dunia pendidikan.
Dulu di tahun 2014, UN menjadi mutlak untuk meluluskan siswanya. Siswa harus lulus dengan nilai 5,0 untuk bisa lulus sekolah. Sekarang di tahun 2015 kebijakan berubah. Walau nilai minimum kelulusan dinaikkan menjadi 5,5 tetapi UN tidak menjadi syarat kelulusan. Lulus atau tidaknya menjadi kebijakan mutlak dari sekolah. Tapi tidak serta merta UN menjadi tidak penting. UN tetap memegang kendali karena tanpa kelulusan UN maka siswa tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi selanjutnya. Karena jika tidak lulus siswa masih wajib mengulang UN di tahun selanjutnya jika ingin melanjutkan ke jenjang lebih tinggi atau perguruan tinggi.
Kita tidak tahu, kebijakan itu kepentingannya untuk siapa ? apakah untuk generasi atau apakah untuk para penerima tender dari UN yang memiliki dana yang besar ?. Kondisi sekarang ini lebih menentukan untuk sebagai pertimbangan kebijakan. Bahkan kebijakan idealis menjadi bukan pilihan untuk era sekarang. Karena telah banyak menjadi imbas dari kebijakan sebelumnya. Karakter, Jiwa manusia telah terbentuk karena kebijakan sebelumnya. Baik guru, sekolah, siswa, bahkan orang tua. Kebijakan ini harus membuat pendekatan kultur kekinian. Apakah ini akan efektif mendapatkan tujuan yang hendak dicapai ?
Di tahun ini juga sedang di uji model UN terbaru yaitu dengan istilah CBT (Computer Based Test). Test menggunakan komputer. Tujuannya tetap satu yaitu ingin mendapatkan hasil UN yang sebenarnya tanpa ada kecurangan. Tetapi tetap aja ada kendala dimana-mana. Baik kendala di peralatan, sekolah, wilayah, dan lain-lain.
Ayo lah kebijakan harus benar-benar bijak. Bukan sekedar ingin mengegoalkan ide atau bahkan lebih buruk lagi Proyek. Tidak lagi memaksakan ketidak mampuan untuk mampu. Perlu pembimbingan hingga setara. Tidak tiba-tiba atau dipaksakan.

No comments:

Post a Comment